www.AlvinAdam.com

Warta 24 Bali


Warta 24 Bali

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Longsor, Air Terjun Tibumana Ditutup

Posted by On 20.08

Longsor, Air Terjun Tibumana Ditutup

Sejumlah wisatawan di lokasi air terjun Tibumana yang ditutup karena longsor. (BP/nan)
BANGLI, BALIPOST.com â€" Objek Wisata Air Terjun Tibumana di Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Susut, Bangli ditutup sementara sejak beberapa hari lalu. Objek wisata air terjun dengan ketinggian mencapai 25 meter itu ditutup, menyusul tebing di sebelah air terjun longsor.

Bendesa Adat Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Susut Bangli I Ketut Sinah, Rabu (13/12) mengungkapkan, tebing air terjun longsor sejak sebelas hari lalu. Kata Sinah, sebelum longsor terjadi, wilayah Apuan sempat diguyur hujan lebat. “Pascalongsor terjadi, objek Wisata Air Terjun Tibumana langsung ditutup. Dan sampai sekarang masih bel um dibuka karena material longsoran masih di lokasi dan belum dibersihkan,” ungkapnya.

Sinah mengungkapkan, saat ini pihaknya baru membuatkan jalur air agar jatuhan air menjadi lurus. Sebab, selama ini air mengenai tebing. Sementara, untuk material longsoran sampai saat ini belum dibersihkan, mengingat saat ini desa masih cuntaka (kotor).

Baca juga: Dampak Penutupan Sementara Bandara Ngurah Rai, 7 Penerbangan Alihkan Pendaratan

“Karena dari Jro Mangku kita tidak diijinkan untuk membersihkan longsoran ini. Karena desa masih cuntaka. Kemungkinan longsoran akan kita bersihkan Sabtu (16/12). Pembersihan material longsoran itu akan dikerjakan secara gotong royong dari warga disini (Desa Adat Apuan, red). Dan Minggu objek kemungkinan sudah kembali dibuka,” kata Sinah.

Dikatakannya, meski objek Air Terjun Tibumana ditutup, akan tetapi masih cukup banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang. Bahkan, kata Sinah wisatawan asing tetap nekat i ngin melihat air terjun, meskipun jalan menuju air terjun sudah dipasangi bambu sebagai tanda larangan masuk. “Sekarang saja banyak pengunjung yang datang. Kita sudah bilang ditutup karena ada longsor, tetapi mereka tetap ingin melihat air terjun. Karena mereka memaksa, kita tetap berikan mereka masuk untuk sekedar berfoto-foto di air terjun, tetapi lokasinya jauh dari longsoran,” terang pria berkumis itu. (Eka Parananda/balipost)

Sumber: Google News | Warta 24 Bangli

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »