WARTA 24 BALI

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tak Ada Satu pun Calon Independen di Pilwali Kediri

Posted by On 09.09

Tak Ada Satu pun Calon Independen di Pilwali Kediri

Kediri (beritajatim.com)--Pemilihan walikota Kediri pada 2018 mendatang tanpa ada calon perseorangan. Sebab, hingga batas waktu terakhir pelamar dari jalur independen kosong.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran bagi calon independen mulai 25 - 29 November 2017 hingga batas waktu pukul 24.00 WIB. Tidak ada satu pun calon perseorangan yang datang membawa dukungan foto kopi KTP elektronik dengan batas maksimum sekitar 21 ribu lembar.
Artinya, perhelatan pemilihan walikota akan digelar tanpa adanya calon perseorangan. Kondisi ini cukup berbeda dibanding pilkada-pilkada sebelumnya yang jumlah calon cukup banyak, termasuk dari jalur perseorangan.
KPU dan Panwaslu langsung menyiapkan tim registrasi. Tetapi hasilnya nihil, sehingga dipastikan beban kerja mereka terkurangi.
Ketua Panwaslu Kota Kediri, Yoni Bambang Suryadi, mengatakan, hingga batas akhir tidak ada yan g daftar. Sehingga Panwaslu sudah menginformasikan ke Bawaslu Jatim terkait nihilnya bakal calon perseorangan.
"Meskipun berpengaruh pada pengurangan beban kerja, tetapi justru ini menjadi tantangan tersendiri. Mengingat, biasanya kalau jumlah kontestan cukup minim, maka persaingan semakin ketat," kata Yoni Bambang Suryadi, Ketua Panwaslu Kota Kediri.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Kediri, Agus Rofik, mengatakan, sebelumnya KPU sudah menyiapkan anggaran untuk calon perseorangan dengan asumsi empat pasangan calon. Tetapi karena memang nihil, akhirnya anggaran yang diambil dari APBD Kota Kediri akan dikembalikan ke kas daerah.
Kata Agus Rofik, pascanihilnya pencalonan dari perseorangan, kini pihaknya masih menunggu tahapan pendaftaran dari parpol pada 8-10 Januari 2018. Sembari melakukan rapat koordinasi untuk penyelenggaraan test kesehatan bagi paslon yang daftar dari jalur partai politik.
Dalam tes kesehatan nanti, KPU akan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan juga beberapa rumah sakit yang akan ditunjuk. [air/nng]

Sumber: Google News | Warta 24 Kediri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »